Sabtu, 09 Juni 2012

Part 1 "kenaikan kelas"

iseng2 mau bikin cerita wkwk =))

28 januari 2008.
dag dig dug serrrr (?) hari ini pengumuman kenaikan kelas sekaligus pembagian kelas. nilai anak-anak udah terpampang di mading. jirr, malu abis kalo nilai gue jeblok.
"kels, nyelip yuk" ajak gue sama si Kelsie untuk nyelip demi melihat secarik kertas nilai *-*
"guys, kalian di 2c!" tiba-tiba Louis datang sambil mendekati gue dan Kelsie.
"gue sekelas sama dia?!" gue nunjuk Kelsie. Louis mengangguk. "YES~ sik asik~" gue pun goyang iwak peyek. sorry, goyang gayung udah ga jaman cyin.
"thanks Louis!" gue pun pergi sama Kelsie, nyari 2c. kita bahhhkan udah ga peduli lagi nilai ujian kita berapa......
dan.........krik. hening. 2c sumpek abis. tapi untungnya gaada bocah2 c4y4nkh k4muWh, dan gaada bocah2 tukang nge-bully.
"duduk dibelakang aja Kels" kata gue lalu mendaratkan pantat dikursi paling belakang. gue suka yang mojok-mojok ya............
"gila, kelas apa kandang kambing ini-..-" Kelsie menggerutu.
"kandang ayam" timpal gue lalu kita nyengir.
di depan gue ada Sabrina yang dulunya di 1a dan Oliver yang dulu di 1b.
"Sabrina, Oliver, kalian disini?" gue mengalihkan mereka.
"Arey! Kelsie!" pekik Sabrina.
"Ciee, sekelas lagi._." Oliver menggoda gue sama Kelsie.
"iyadooooooong B-)" gue tersenyum bangga.

***
introduce self dulu yah :3 haloooo gue/aku/beta/gw/w/aqhuuw Ariana Maradova (tambahin Simpson juga boleh, adek gue si Kodih soalnya-_-). panggilan gue Ariana. cuma katanya kepanjangan 5cm, makanya dipotong jadi Ari.tapi, nama 'Ari' pun belum puas juga, katanya takut nyamain Ari Lasso. finally temen2 gue panggil 'Arey', mereka pikir nama itu lebih keren :p
gue jalan 14th bulan April depan. dan gue duduk dibangku sekolah menengah tingkat 2. lo sebut aja SMP kelas 2. oke kok gue ribet yaa-..-
gue dari Brazil, pindah ke Canada 2 tahun lalu waktu gue kelas 6. daerah tempat gue tinggal ini namanya Stratford, Toronto. gue tinggal sama mamih papih adikh gueh.
soal fisik.... gue cewek latin, walaupun kulit gue gak cokelat2 amat, tetep aja wajah gue wajah latin. malah bukan latin, mungkin wajah Asia yang manis manis gimana gituh :3 oke gue gajelas. rambut gue bergelombang warna coklat tua, mata cokelat rada item, dan bibir gue sensual kaya Angelina Jolie. boong deng.
udahan woy introduce-nya, kebanyakan entar pusing lo-_- kembali ke laptop.

***
"Seneng ya kita sekelas._." ucap Sabrina.
"Iya.__." gue dan Kelsie mengangguk setuju.
"Untung gue sama Oliver enggak misah," kata Sabrina lagi. Dia sama Oliver emang berteman baik dari dulu.
"Itu di depan lo siapa? Justin?" Kelsie tiba-tiba menunjuk ke cowok di depan Sabrina dan Oliver.
"Iya. Justin sama Matt," kata Sabrina.
"Yahahahah sian amat itu Bieber misah sama si Charles sama Ryan x))" kata Kelsie ketawa.
"Ngomongin gue lo?-___-" si Justin nengok, lalu menatap gue. "Eh ada Arey=))" ledeknya tiba-tiba. Apasalah gue? Щ(ºДºщ)
"Apa sih ha?-___-" gue memasang muka malas.
"Ga ketimpuk bola lagi, Rey?=))" ledeknya lagi.
Jir. Kemarin temennya justin--Ryan gak sengaja nimpuk basket ke gue sampe gue masuk UKS. Malu-maluin.
"Cot-,-" gue memalingkan wajah.
Tiba-tiba entah mengapa si Justin sama Matt jbjb ke bangku gue, Kelsie, Sabrina, dan Oliver.
"Eh, Kelsie, makin cakep aja, Kels=))" canda Matt.
"Emang gue cakep o'on=))" Kelsie memasang wajah innocent yang malah terlihat mirip Dorce. Ampuni Kelsie, yaowoh.........
"Cerita2 yuk," kata Kelsie. Dia paling jago soal cerita..............
"Cerita apaaa," timpal gue.
"Boleh gak sih pindah kelas? Gak danta abis, Chaz sama Ryan sekelas. Gue masa kepisah sendiri-_-" tiba-tiba si Justin curhat mencurhat.
"Itu sih derita lo, kita nggak ngurusin. Ada yang lain?=))" Sabrina bicara. Justin memasang wajah malas, mirip Wendi Cagur. Ampuni Justin yaowoh...........
Gak beberapa lama kemudian, Ms. Katy Peyek (?) Katy Perry datang. Oke jangan Katy Perry, kebagusan. Hmm, Ms. Anne. Ms. Anne datang, dia wali kelas yang baru. Rambutnya warna oranye, bahkan kalo diliat dari jauh dia mirip personil trio macan yang rambutnya warna warni itu. Ampuni Ms. Anne yaowoh.......... #baimlovers #okeguegajelas #lanjutkan
"Selamat datang di kelas baru!:)" sapa Ms. Anne. "Saya Ms. Anne, wali kelas kalian yang baru. Satu semester ini kalian belajar bla bla bla...." dia bertutur panjang lebar. "Nah gitu. Hope you like your new class ya!;)" lanjutnya.
Lalu tiba-tiba aja free time....... Kelas rusuh. Guru2 gak ada. Ms. Anne hilang ditelan kabut (?) kagadeng, dia keluar kelas dan entah kemana gak balik2. Gue ga paham, itu guru rada2 engga jelas. This is USA coy *uwooo*, masih ada aja guru kaya gitu? Ke a kam se u su pe a pay.

-skip-

Gue melempar tas ke sofa lalu ke dapur dan ambil minuman. Gue keluar dari dapur sambil membawa jus kaleng di tangan. Mamih melipat tangan sambil menatap gue.
"Apa?-_-" gue menatap bingung.
"Kebiasaan, pulang sekolah kok kayak preman. Sepatu di kursi, tas di lempar, seenaknya ke dapur. Kamu tuh cewek, ganti baju dulu kek," ucap Mamih mulai gajelas.
Gue cuma diam, lalu mengambil tas dan naik ke atas. Adik gue, si Cody yang rambutnya kaya jamur(an), duduk santai sambil main ps.
Kadang bingung, Cody hidupnya tentram2 aja sama mamih papih, gapernah dimarahin, blahblah. Tapi faktanya emang adik bisa melakukan segala kesalahan tanpa dimarahin. Lah gue? Gue numpahin air aja dimarahinnya udah kaya gue abis nyolong iPad orang *-* life isn't fair broh. Lanjutkan.
Gue masuk ke kamar sambil melempar tas ke kasur. Gue menutup jendela kamar, menyalakan tv, dan tiduran tanpa ganti baju. Cengo di kamar tanpa ada tv itu gak enak.
Kamar gue ber-cat biru sapphire or apalah itu, gue gak tau tulisannya. Dan kamar gue penuh sama poster dan foto bang Bruno Mars Yupiter Saturnus Uranus, secara gue cinta hidup sama dia. Beberapa foto unik yang gue pajang berurutan itu........ Waktu Bruno makan gurame bakar di Starbucks sama waktu Bruno nyinden di OVJ. Cute.
"Ari, makan dulu!" teriak Mamih mengagetkan gue.
"Ari makan noh Ari~" gue mendengar suara Cody berbicara begitu.
Gue segera berdiri, buru-buru mengganti baju.
"Ari lama bingidh, makan noh~" si Cody mulai membawel.
Gue keluar kamar dengan sangarnya macam preman.
"Ari makan tuh Ari~" si Cody masih promosi soal makan.
"GUE DENGER KODIH~" teriak gue lalu turun ke bawah.
"BIASA DONG ARIH~" balas Cody dari atas sana.
"Diemin aja," ucap Mamih mencoba menahan marah gue.
Gue mengambil piring, lalu duduk di meja makan. Gak lama kemudian ada yang ngetuk pintu. Gue berdiri dan membukanya.
"Aaaaaaaaaa Greyson Chibi! :*" gue mengheboh ria melihat temen Cody yang super unyu itu.
"Chance woy-_-" si Greyson meralat.
"Ah biarin, kamu kan unyuh unyuh kayak Chibi :*" gue mencubit pipinya.
"Codyyyyyy kakak lu pedofil codddd :'(" si Greyson garuk2 tembok. Ini anak kenapa............
"Misih," Cody menyingkirkan gue. "Lah elu cen._. ngapain?" Cody mulai ngobrol sama si Greyson.
"Udah lu berdua maen aja sono gausah balik," ucap gue jbjb.
"Jangan main dirumah lu ah Cod, kakak lu serem-_-" kata si Greyson. Dia mulai ngeri sama gue ternyata............. Akhirnya gue memilih pergi ke dalam daripada bikin si Greyson ketakutan terus. Dasar ganteng, muka muda begini dibilang pedofil. Iuhh-_-

***

"Kelompok Science dibagi jadi beberapa kelompok. Satu kelompok 5 sampe 6 orang," ucap si Ms. Katy Peyek yang ternyata guru Science. Eh, bukan Katy, tapi Ms. Anne. Sesuatu banget gue keinget si Katy terus.........
"Yah udah deh ini mah kita kelompokan sama mereka._." kata Kelsie.
"Emang mereka kenapa? Mereka baik-baik aja," kata gue.
"Justin itu rusuh, Matt apalagi, cuma Oliver yang paling mending._." ucap Kelsie lalu nyengir. Gue memutar bola mata lalu mengeluarkan buku.
Meja diatur berkelompok. Gue duduk di samping Kelsie, sebelahnya Kelsie ada Oliver. Sebrang gue Sabrina, Matt dan Justin.
Praktek Science-nya itu memperhatikan pertumbuhan kacang hijau yang ditanam di atas kapas. Ini materi basi banget.
"Ih kacang ijonya unyu unyu._." Justin mulai norak. Dia terus menatapi kacang hijau itu dengan teliti.
"Sampe ilang satu kacangnya, gue giling lo di penggilingan padi-..-" ancam Sabrina. Justin mengangguk-angguk sambil terus menatapi kacang ijonya.
"Setelah kapas dimasukkan di gelas, tabur biji kacang hijaunya," ucap Ms. Anne. "Lalu kasih air," lanjutnya. "Nah, taruh di sepanjang depan jendela situ. Liat perkembangannya tiap hari. Catat di buku kelompok," ucapnya lagi.
"Setdah, engga modal bener nanem ginian di kapas-__-" Matt menggulung-gulung kapas yang udah gak dipake.
"Maklumin aja, Ms. Anne itu emang kadang rada2-___-" sahut gue lalu semuanya ketawa.
Besoknya, pulang sekolah, kelompok gue mencatat perkembangan si kacang hijau yang mulai tumbuh walaupun gak sampe 1cm. Gue menambahkan air sampe kacangnya tenggelam.
"Jangan disiram terus," kata Justin.
"Kenapa?" gue menatapnya bingung.
"Nanti mati," kata Justin. Hening. "Kayak cintaku yang mati akibat disiram terus menerus sama cintamu u,u"
EAAAA~ IWAK PEYEK~ IWAK PEYEK~ IWAK PEYEK NASI JAGUNG~
"Hahahahahahahahahahaha!" semuanya ketawa termasuk gue.
"Ngihihi serius, jangan disiram terus nanti mati._." ucap si Justin ditengah tawa kita semua.
Gue ngakak sampe guling2 di lantai kelas. Perut gue sakit akibat ketawa. Setiap udah berhenti ketawa, ada aja yang bikin ketawa lagi-..-
"Udah eh woy, sakit jirrrr!" Kelsie memegang perutnya sambil ketawa2.
Padahal itu tadi gak lucu, tapi karena ekspresi muka Justin yang serius bikin perut serasa ada mixernya.
"Pulang yuk-..- gila kita disini," Oliver mengajak.
Akhirnya gue dan yang lain pulang. Gue rasa, dapet di kelas 2C gak buruk-buruk amat lah walaupun kelasnya sumpek:-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar